Text
Quo Vadis Prostitusi: mengurai benang kusut guru kehidupan
Kehadiran prostitusi di Desa Sumberpucung hingga tahun 2010 tepat berusia 57 tahun. Sebuah bisnis dengan label 'maksiat' bisa bertahan dalam waktu yang cukup lama seperti ini sudah merupakan sebuah prestasi tersendiri. Sudah pasti banak pertanyaan serta tanggapan yang hendak menggugah 'kenyamanan' prostitusi di desa sumberpucung, juga terhadap semua praktek prostitusi di seluruh Indonesia. Prostitusi Sumberpucung hanyalah sebuah contoh kecil dari sebuah 'gunung es' perilaku menyimpang dalam berbagai rupa di negeri ini.
| B007715 | Perpustakaan STFSP - A (C1) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain