Text
Paham Perkawinan dalam Hukum Gereja Katolik
Dewasa ini pemahaman banyak orang mengenai hakikat dan makna perkawinan sangat kabur dan rancu. Selain disebabkan kurangnya pendidikan yang integral dan sehat di bidang seksualitas dan perkawinan, juga terutama karena perkawinan itu sendiri sedang dihayati oleh tidak sedikit pasangan dalam berbagai semangat, bentuk, dan cara yang amat menonjolkan aspek individual kebebasan manusia. Praktik hidup perkawinan yang mengagung-agungkan kebebasan individualistis dan hedonistis ialah praktek kawin-cerai-kawin lagi seperti dipertontonkan sebagai selebriti, perselingkuhan, kumpul-kebo, dan perkawinan antarsesama jenis kelamin. Semuanya ini menggerogoti dan mengaburkan paham dan prinsip-prinsip fundamental perkawinan sejati. Yang digerogoti itu utamanya yang berasal dari hukum kodrat, yakni nilai kesetaraan martabat laki-laki dan perempuan, nilai sexual duality and complimentary dalam relasi laki-laki dan perempuan, nilai monogami dan tak terputuskannya perkawinan, serta nilai kesetiaan.
| B007575 | 294.42 Rah p | Perpustakaan STFSP - A (B3) | Tersedia |
| B007576 | 294.42 Rah p | Perpustakaan STFSP - A (B3) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain