Text
Mengubah Hati Penindas: Jalan Perdamaian Melalui Pertobatan Hati dari Sudut Pandang Teologi Dramatik
Apakah ada yang salah kalau orang beragama ternyata terlibat dalam aksi kekerasan? Bukankah agama sesungguhnya jalan kedamaian? Mengapa banyaknya agama justru hidup dalam kompetisi satu sama lain? Pertanyaan-pertanyaan ini menggelisahkan jiwa. Dengan mudahnya orang religius pun terbakar emosi, bersaing, menyerang, bahkan membunuh lawan atas nama keyakinan. Korban dan kurban sepertinya saling mengandalkan. dan begitu kekerasan bertumbuh di dunia kita, dengan cara yang makin lama makin tersembunyi. Adakah pembebasan yang bisa sungguh-sungguh melepaskan manusia dari daya kekerasan?
| B003741 | 230.163 Wib m | Perpustakaan STFSP - A (B1) | Tersedia |
| B003742 | 230.163 Wib m | Perpustakaan STFSP - A (B1) | Tersedia |
| B003743 | 230.163 Wib m | Perpustakaan STFSP - A (B1) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain