Text
Mencari Konsep Manusia Indonesia: Sebuah Bunga Rampai
Ernest Cassier telah memasang lampu kuning akan adanya krisis dalam konsep tentang manusia pada zaman modern ini. Manusia adalah subyek, tetapi sekaligus obyek, kata para arsitek pembangunan. "Oh, tidal," kata Martin Buber, "manusia itu subyek sekaligus dalam I and Thou." Kau dan aku itu kita", kata Dr.Fuad Hassan, tetapi bisa juga Kau dan Aku ini kami. "Perpaduan hermeneutik dan dialektik antara pengolahan kita terhadap citra-semesta, Pengkiblatan Diri, Praksis kehidupan sehari-hari dan pergulatan eksistensial dengan misteri-misteri kehidupan yang bergerak rumit dalam pelangkahan Tahu - karena sudah mendahului Tahu, demi Tahu-Agar-Lebih-Tahu, jadi Tahu-di-dalam-konteks-kebudayaan tertentu. Akan tetapi apakah makna celoteh-celoteh di atas dalam hubungannya dengan disiplin-disiplin ilmu yang mengkaji manusia? Buku ini merupakan rangkuman pendapat dari beberapa ahli kita, mencoba menjabarkannya dengan pendekatan dari berbagai aspek dan displin ilmu. Tujuannya jelas, ialah sebagai kontribusi terhadap pembangunan Nasional, yang pada hahehatnya adalah pembangunan manusia (Indonesia) seutuhnya.
| B002308 | 163.11 Dar m | Perpustakaan STFSP - A (A2) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain