Text
Tafsir Kebudayaan
Menurut Geertz, untuk mendekati peristiwa sosial, perlulah seorang ilmuwan tidak sekedar mencari hubungan sebab-akibat, melainkan berupaya memahami makna yang dihayati dalam sebuah kebudayaan. Sebab kebudayaan adalah anyaman makna-makna, dan manusia adalah binatang yang terperangkap dalam jerat-jerat makna itu. Karena itulah kebudayaan bersifat semiotis dan kontekstual. Buku ini menampilkan usaha pendekatan Geertz terhadap kebudayaan yang disebutnya "thick description" (lukisan mendalam), yakni menafsirkan sistem-sistem simbol makna kultural secara mendalam dan menyeluruh dari perspektif para pelaku kebudayaan sendiri.
| B002201 | 162.5 Gee t | Perpustakaan STFSP - A (A2) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain