Text
Menjadi Lebih Manusiawi
Acap kali muncul pertanyaan seputar sikap gereja menghadapi keadaan sosial, ekonomi, kebudayaan, dan politik dalam hidup sehari-hari. Bagaimanakah gereja menyikapi umat yang melarat, tak cukup makan, tak bisa bayar obat, tak bisa menikmati pendidikan dasar? Apakah gereja hanya meminta mereka untuk berdoa dan memohon supaya Tuhan menolong? Atau, gereja juga mengambil tindakan nyata? Kaum kecil, tertindas dan terpinggirkan menjadi bagian kemanusiaan yang dicabik-cabik dan diabaikan. Seperti Yesus, semestinya Gereja tidak hanya mengajarkan cinta kasih, tetapi pertama-tama melaksanakannya, kemudian mengajarkannya. Dia mengawali sebuah ajaran dengan perbuatan kasih sejati.
| B002170 | 161 Cha m | Perpustakaan STFSP - A (A2) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain