Text
Patologi Sosial 2 Kenakalan Remaja
Kenakalan remaja saat ini menjadi semakin meluas, baik dalam frekuensi maupun dalam keseriusan kualitas kejahatannya. Hal ini dapat dilihat dari: semakin banyaknya pengedaran dan penggunaan ganja dan bahan-bahan narkotik di tangah masyarakat yang juga memasuki kampus dan ruang sekolah; peristiwa banyaknya anak "teler" dan semakin meningkatnya jumlah remaja yang terbiasa menenggak minum-minuman keras; penjambretan dan keberandalan di jalan-jalan ramai; tindak kekerasan oleh kelompok anak muda; penganiyaan berat, perkosaan sampai pada pembunuhan secara berencana; dan pemerasan di sekolah terhadap murid yang lemah yang mempunyai orang tua yang kaya. Disamping itu juga banyak terjadi pelanggaran terhadap norma-norma susila lewat praktek seks bebas, cinta bebas, "kumpul kebo", permainan bagong lieur (babi mabuk, yaitu gadis-gadis remaja yang melacurkan diri tanpa imbalan uang), pereks (perempuan eksperimen), bondon (boneka Don Juan yang mudah dibawa), serta perkelahian massal antar kelompok dan antar sekolah di kota-kota besar, khususnya di Jakarta Raya. Apa arti semua itu? Mengapa para remaja cenderung berbuat demikian? Krisis kepercayaankah? atau kurang rasa percaya diri? Buku ini mencoba mengupas masalah tersebut secara mendalam.
| B002083 | 148 Kar p2 | Perpustakaan STFSP - A (A1) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain