Text
Empat Arketipe. Ibu - Kelahiran Kembali - Ruh - Penipu
Carl Gustav Jung meyakini bahwa ketidaksadaran tak hanya tempat persembunyian iblis-iblis, namun juga tempat berdirinya kerajaan malaikat-malaikat dan utusan-utusan rahmat, yang ia sebut sebagai "arketipe", semacam simbol segala kekuatan batin yang mewujudkan kesatuan, kesehatan, keutuhan hidup, dan perkembangan kesadaran yang bermakna. Jung menemukan "arketipe" bukan dalam ketidaksadaran personal yang, menurut Freud, fungsinya hanyalah tempat menampung hal-hal yang direpresi dan dilupakan oleh individu, melainkan dalam ketidaksadaran kolektif yang menurut Jung, berada dilapisan ketidaksadaran yang lebih dalam daripada ketidaksadaran personal, dan isinya adalah arketipe-arketipe.
| B001692 | 142.2 Jun e | Perpustakaan STFSP - A (A1) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain