Text
Penumpangan Tangan dalam Kitab Suci dan Tradisi Gereja
Di dalam Gereja Katolik, ada praktek penumpangan tangan. Jika dilakukan para Uskup dan Imam, tidak ada masalah. Tetapi jika dilakukan oleh awam, khususnya di dalam Pembaharuan Karismatik Katolik, timbullah masalah pro dan kontra, boleh atau tidak. Banyak orang mengartikan sevcara salah penumpangan tangan sebagai transfer Roh Kudus, kuasa, kekuatan atau energi antara orang yang menumpangkan tangan dengan yang ditumpangi tangan. Padahal, menurut Gereja penumpangan tangan pertama-tama adalah suatu ungkapan doa memohon berkat dari Allah.
| B000716 | 200.11 Suw p | Perpustakaan STFSP - A (B1) | Tersedia |
| B000717 | 200.11 Suw p | Perpustakaan STFSP - A (B1) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain