Text
Kasih tanpa Pamrih, Tulus tiada Modus. Menggali makna pelayanan dalam perspektif Alkitab
Dewasa ini kata pelayanan, service, sering digunakan baik dalam ranah rohani maupun ranah profan-bisnis. Namun, pelayanan yang dimaksudkan kerap dilandasi oleh hukum take and gave, sekedar pencitraan, atau mempunyai pamrih tertentu. Masihkah orang mau melayani ketika dia sendiri tidak mendapatkan apa-apa, dikala merugi dan harus banyak berkorban? Apa yang melandasi dan memotivasi orang untuk memberikan pelayanan pada sesama yang membutuhkan? Bagaimana tanggapan kita manakala pelayanan kita justru ditolak dan disalahmengerti?
| B000709 | 200 Bag k | Perpustakaan STFSP - A (B1) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain