Text
Filsafat Fragmentaris
Ketika manusia mulai mengabsolutkan pemikirannya dengan dalih kebenaran, agama dan ideologi, maka saat itu jalan kebenaran mulai menyempit, bahkan bisa menutup. Buku ini memberi peringatan secara tajam pada kita agar tidak terjatuh pada ranjau absolutisme yang potensial memunculkan kesombongan dan benturan di antara kita. Untuk konteks Indonesia buku ini sangat inspiring dan mencerahkan, bahwa untuk membangun masa depan Indonesia yang damai, dinamis, dan cerdas; sikap rendah hati dan cinta kebenaran harus ditumbuhkan sehingga kebhinekaan agama dan budaya akan memperkaya dan memperindah tradisi intelektual di Indonesia.
| B000470 | 104 Har f | Perpustakaan STFSP - A (A1) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain